-->

Iklan Billboard 970x250

Media Pembelajaran Tembang

Iklan 728x90

Media Pembelajaran Tembang

Sekolah Tingkat SMP

Keterampilan : Berbicara

Tema : Gotong Royong

Materi : Tembang Asmarandana


Media pembelajaran yang digunakan untuk menyampaikan materi tembang Asmarandana yang berisikan gotong royong yaitu media audio visual. Media audio visual ini media yang memadukan unsure audio (pendengaran) dan visual (penglihatan). Media audio visual yang digunakan yaitu power point dan windows media player yang berisikan materi dan melagukan tembang Asmarandana. Alat yang digunakan untuk menampilkan media ini adalah laptop, lcd (proyektor), dan lain-lain.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan media pembelajaran yaitu ketepatgunaan, biaya yang dikeluarkan, keadaan peserta didik, ketersediaan sarana prasarana dan tujuannya.

Manfaat menggunakan media pembelajaran audio visual untuk menyampaikan materi tembang Asmarandana yaitu:

 Mempermudah guru dalam menyampaikan materi

 Mampu mengubah keadaan kelas menjadi lebih hidup, pembelajaran menjadi lebih baik dan efisien.

 Memungkinkan terciptanya gambaran yang seolah-olah telah berlangsung dengan masyarakat

 Membangkitkan semangat, motivasi, dan keinginan untuk belajar nembang pada diri peserta didik

 Mempermudah peserta didik dalam memahami materi dikarenakan cara setiap siswa dalam memahami materi itu berbeda-beda, ada yang diberi ceramah langsung paham, ada yang harus memakai gambaran atau contoh baru akan paham, dan lain-lain. Diharapkan dengan menggunakan media audio visual ini semua peserta didik dapat memahami materi tembang Asmarandana dengan baik.

Cara untuk mendapatkan media yang baik, bagus, dan efisien adalah:

 Melihat ketersediaan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah.

 Melihat kondisi peserta didik. Hal ini bertujuan untuk penentuan media yang akan digunakan, jangan sampai pemilihan media ini tidak sesuai dengan kondisi peserta didik. Kalau hal ini terjadi maka kondisi pembelajaran akan tidak sejalan dengan tujuan pembelajaran. Sebagai contoh penggunaan media macro media pada anak Sekolah Luar Biasa. Penggunaan media macro media pada siswa Sekolah Luar Biasa tidak akan cocok dengan kondisi peserta didiknya dikarenakan peserta didik pada Sekolah Luar Biasa kebanyakan mengalami kekurangan, baik dalam penglihatan, pendengaran, maupun berbicara.

 Melihat perkembangan zaman dengan tujuan agar media yang digunakan tidak membosankan. Tujuan lain adalah memberikan hal yang baru pada peserta didik agar peserta didik merasa senang dan nyaman dengan pembelajaran yang diberikan melalui media yang telah ditentukan.

Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran di kelas dapat digambarkan sebagai berikut:

 Guru menampilkan video atau gambar orang luar negeri yang mempunyai ketrampilan nembang dan karawitan. Hal ini bertujuan untuk memotivasi peserta didik.

 Guru menampilkan materi dengan menggunakan media power point dan menerangkan materi tersebut. Dalam hal ini adalah tembang macapat.

 Guru memutarkan salah satu tembang macapat yaitu tembang Asmarandana.

 Siswa diberi kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang kurang paham.

 Bersama-sama siswa melagukan tembang Asmarandana.

 Satu per satu siswa melagukan tembang Asmarandana yang telah disiapkan oleh guru di depan kelas yang isinya mengenai gotong royong.
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan-iklan

loading...